Senin, 21 Maret 2011

DIA LELAKIKU ..

september 2010

hoamh, aku masih mengantuk, tatapan lampu kamar itu terasa menamparku,
padahal waktu masih trlalu dini utk beraktivitas .
embun pagi saja masih pulas dg tidur nyenyaknya .


aku beranjak dari selimut dan kasur biru ini .
hoamh, malam tadi bgtu pekat, kulihat bulan tersenyum sinis kepadaku dan sesekali angin berbisik, 'bodoh jika kau tetap mencintainya'


satu setengah tahun aku pernah menunggunya hingga kini ia ku miliki . tapi ntah kini kemana ia hilang bah roket terbang bebas k angkasa .
perih rasanya ..

lukaku menganga ketika ku melihat facebook d hadapanku .
sungguh menyakitkan saat lelakiku bersama wanita itu, ntah siapa, tp yg jelas aku cemburu ..
aku takut wanita it menggantikan posisiku disana .

namun, cinta ini tak mau pergi dr hati meski luka telah lama menganga .

aku slalu brtanya diatas sujudku kpd Tuhan, apa yg sebaiknya aku lakukan ? ,
aku diacuhkannya ..

terkadang aku suka menangis mengingat itu .
tapi ku coba hindari itu .
smangatku mengalahkan kelelahan ku itu ..

kuhadapkan diriku pd cermin . nampak disana sosok wanita dg wajah yg kalut dan badan yg begitu kurus setelah berbaring dr rumah sakit tempo hari lalu .
sungguh aku tak menyangka, badanku sungguh berubah .
Tuhan, inikah aku ?

rindu ini ku coba simpan dalam gumpalan sakit .
tetap ku biarkan menggantung, berharap ia kan kembali dr ujung jalan sana .

namun, rasanya aku tak sanggup bertahan dan berjuang sendirian seperti ini .

sulit untukku menghentikan kacaunya perasaan ini .

hati memang kadang memberontak, tapi cinta tetap tak mau pergi ..

terkadang aku pun berfikir, adakah lelaki pengganti menghapus rasa sakit ini jika aku meninggalkan ia ?
akh, sungguh lelakiku aku terlalu mencintaimu hingga aku brfikir rasanya tidak akan ada pria yg lebih pantas dr mu .

hemh, tak mudah bg wanita sepertiku untuk menghijrahkan hati ..


aku mengingat ia saat lalu,
sungguh ia adalah penyemangat hidupku .
setiap hari dia menggebor-geborkan smangat utk ku , menemaniku melepas lelah saat otakku diputar-putar mempelajari ilmu koma ( ekonomi, matematika ) .

disaat detik-detik terahir d kota ini, aku diajaknya entah kemana hnya utk menjernihkan pikiran .
tiap keliling aku slalu nangkring d jok sepeda motornya . tanganku melingkar d pinggangnya . sepeda motor pun melaju .
mulut kami pun komat kamit entah membicarakan apa .
sesekali aku memukulnya karena gurauannya.
saat it aku benar-benar bhagia .
tak pernah terbersit sdikitpun rasa curiga bhwa dia akan meninggalkanku .

hoamh, mataku mulai berat belajar d skolah .
biasanya lelakiku pagi ini suka menuliskan pesat singkat penyemangat agar aku giat belajar. tak bermalas-malasan, dan hadapi hidup dg senyum .
dia pnh brjanji kpd ku, jika aku mendapat peringkat 5 besar d kelas, dia akan memberikan hadiah utk ku .
sungguh dia lelaki terbaikku .

namun skarang tiap pagi ponselku diam tak ada getar .
hemh, aku kesepian sayang, tolong kabari secercah kabar buatku tenang menghadapi dirimu yg smakin acuh itu .
aku salah apa ?
halah pertanyaan konyol,
karna hampir rasanya stiap waktu dy menyakitiku

waktu melaju tanpa henti, tanpa takut kehabisan bahan bkar .
aku mmg hidup, jiwaku tegar bgai karang, tp hatiku terkapar dan lumpuh sepertinya.
namun lelakiku tak jua datang.

sadarkan aku ! akh
aku ingin bebas dn kembali tertawa lepas seperti sebelum aku mengenalnya .

Tuhan, sedang apakah dia skarang ?
sungguh rindu ini menyiksa .

sesungguhnya, aku mmg tak rela saat ia pergi meneruskan pendidikannya disana . sungguh ketakutan terbesarku adalah saat ia menjauh dan pergi bersama wanita lain .

aku tak ingin itu !

dan waktu mengantarku ke ujung hari, dmana terang menjd petang .
tanpa bintang ..
tapi biarlah, setidaknya tak ada yg mencaciku lewat tatapan2 hina .

aku lelah sekali ..

mungkin kelelahan memikirnya ..

lelakiku,
kau gantungkan malamku pd siang
membiarkanku terkapar
menerjang waktu tanpa kepastian

telah bnyak waktuku slama ini trbuang percuma hnya utk lelaki pecundang seperti dia .

waktuku bukan hnya utk lelakiku, tapi untuk hidupku .
kelelahanku ini tak boleh membuat smangatku layu .


terus saja kau menari-nari d atas penderitaanku .

aku lupakan !

Tidak ada komentar:

Posting Komentar